Rabu, 31 Oktober 2012

Tips Jitu Menulis Novel

Menulis akan mudah saat ide msh segar, atw sesaat stlh pengalaman baru trjadi. Jika tertangguhkan lama, maka kemungkinan tak akan sama lagi.

Yg paling sy ingat dari  salah 1nya adalah kisah ttg seorang lelaki dari negeri bayangan, yg dituturkn oleh tokoh utama pd sahabatnya, >>

kisah yg tak lazim krn sangat singkat (hnya trdiri dr 4 or 5 kalimat), sngt aneh, dan sngt tdk bahagia. Menentang arus dongeng2 bahagia. 

Keunikan  tak hnya itu. Ada penggunaan simbol (benda unik), kebiasaan sederhana tp tak lazim, perubahan karakter, dan pengemasan misteri.

 adalah drama yg sy akui dulu (sejak tayang 2002) banyak menyuport pencarian inspirasi dan pembentukan ide kreatif saat sy menulis novel

Sy belajar bnyk ttg 5 hal td dari . Bljr nulis dari drama di TV.. ya, trnyt sngt bs. Meski saat ini mgkn byk drama/film yg jauh lbh keren

Sprti 'Kisah lelaki dari negeri bayangan' dlm , atw kisah Jendral Pilik dlm PerahuKertas, inilah memang salah 1 pemikat imajinasi pmbaca.

Di luar alur pokok, hadirkan cerita kecil/ringan/singkat tp akan diingat sepanjang masa krn keunikannya. Kail keterpikatan pd tokoh. 

Cerita dari negeri bayangan dlm  diceritakan oleh tokoh utama kpd sahabatnya, saat mereka sdg jalan2. Begini bunyinya:

"Ada seorang lelaki yg tinggal di negeri bayangan. Ia hdp sndrian, hny brtemankn bayangannya sndri. Smpai akhirnya ia meninggal. Selesai."

1. Di luar alur pokok, hadirkan cerita kecil/ringan/singkat tp akan diingat sepanjang masa krn keunikannya. Kail keterpikatan pd tokoh.

2. Penggunaan simbol. Dlm drama , trdpt simbol (benda2) yg menjadi penting dan unik, sbg pengingat. Salju, sarung tangan, bintang polaris

Fiksi akan datar tanpa simbol, tanpa benda2 unik tsb. Tetapkan bbrp simbol sbg pemicu ketartarikan pd tokoh & alur.Kdg2, simbol tsb akan
muncul di awal hingga akhir. Bs juga muncul di awal, hilang di tengah, muncul lg di akhir. Bs jg jadikan skadar benda terlupakan pdhl >>
benda itulah yg menjadi media pendekatan pd satu kisah/konflik, atau malah menjadi kunci permasalahan atau bahkan solusinya. 

jika misalnya kita ingin menceritakn secara panjang lebar ttg 1 tokoh menjelang akhir, pdhl tokoh tsb terkesan tdk penting sejak di awal maka yg akn trjadi adlh: pembaca tdk akn terpikat pd tokoh yg baru dipanjanglebarkan di akhir itu. Kecuali, sejak awal sdh kita selipkan simbol tentang tokoh tsb. Sehingga 'tampilnya' si tokoh yg mewakili simbol ini justru ditunggu2 oleh pembaca. 

Cerita yg menampilkan simbol2, biasanya menarik. Asal kita tahu cara membawakannya. (Dan lihat saja, misalnya, novel The Da Vinci Code:)

3. Kebiasaan sederhana tapi tak lazim. Ternyata hal kecil seperti ini bisa menjadi pemikat dalam fiksi. Gambarkanlah sefilmis mungkin.


Kalau dlm , contohny adalah kesukaan berjalan di atas pagar rendah/batang pohon yg roboh. Atau 'terbiasa' berlari2 mengejar bus krn telat



Perubahan Karakter (poin ke-4) & Pengemasan Misteri (poin ke-5)

Emotional Code

Emotional code in simple version : 
Marah, sedih, takut -> bersarang di bag perut 
Stress, depresi -> bersarang di bag kepala 
Putus asa ->kaki

Emotional Code

Emotional code in simple version : 
Marah, sedih, takut -> bersarang di bag perut 
Stress, depresi -> bersarang di bag kepala 
Putus asa ->kaki