Rabu, 27 November 2013

Bumi

Bumi.  Terdiri dari api, tanah, udara, angin.
Di novel ini terwakili oleh nama karakternya,  aghniya, windy, daton dan kenn. Mereka bersahabat selama tiga tahun itu karena sama sama punggawa majalah kampus,

Namun ternyata masing masing memiliki rahasia yang baru diketahui di akhir cerita,  alias twist.

Penulisnya memang punya gaya yang sama. Seperti juga pada novel pertamanya, stasiun,  di sini dia juga memakai pov 1 utk tiap karakternya.  Berganti ganti. Dan jadi seru, ritmenya makin cepat, ketika karakter karakter ini bertemu dan akhirnya berhadapan,  intens.

Eh, bagus juga niy teknik penulisan gini, bisa dicoba.

Temanya tentang bumi, rumah dan persahabatan keren sekali. Dan eksekusinya lumayan.  Mengalir, cukup detail, kompleks juga alias ada banyak sub plot, logis karena masing masing tindakan ada alasan jelas dan banyak kejutan juga beberapa ketegangan.

Oh ya, judulnya bumi, ditulis cynthia,  penerbit elex
Tagline nya empat jiwa,  meniti satu nadi
Judulnya nyambung ama isinya.
dengan setting jakarta dan jogja, novel ini juga mencantumkan beberapa testimoni di cover dan halaman belakang covernya.

Stasiun

Blurb novelnya sdh menampilkan garis besar ceritanya sih, jadi kurang seru.  Akhirnya saya mengkhatamkan dengan cepat novel ini karena sudah tahu isinya.

Novel debut chyntia ditrbitkan plotpoint iniberangkat dari pengalaman penulisnya sebagai commuter jakarta bogor. 

Cara penceritaannya selang seling antara tokoh cewek yang barusan putus,  dan cowok yg juga kehilangan seseorang

Rabu, 13 November 2013

Dibuat Berdebar-debar

Review after rain

Serenade masih terpaku pada hubungan dengan Bara meski pacarnya ini telah menikah dengan Anggi karena perjodohan. Saat anniversary ke-10 dan Seren bertanya kelanjutan hubungan mereka, Bara mundur. Saat dia mengajukan mutasi ke denpasar, justru Seren mundur dari kantor mereka. Bekerja sebagai guru pengganti, membawa Seren bertemu Elang yang juga bernasib sama. Patah hati dari kekasih yang dijodohkan dengan orang lain.
Penokohannya lumayan. Setting, plot dan alurnya juga bagus. Alur maju mundur menjadikan cerita ini menyajikan ketegangan yang berarti. Kita  masih dibuat penasaran hingga hampir bab yang terakhir. Siapa yang dipilih Seren? Bara atau Elang. 

yang agak tidak aku sukai adalah Seren mudah sekali mencium dan dicium (pakai bibir lagi) bahkan oleh yang belum jadi pacarnya. menurutku jika dibaca banyak generasi muda, bisa menjadi pendidikan yang tidak baik. seolah itu sah, seolah itu biasa saja. padahal kan dosa.