Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 September 2015

Cinta yang membawamu kembali

Cinta yang membawaku pulang

Setelah indiva mengajak kita jalan-jalan ke taiwan, kali ini kita diajak berziarah haromain. Di makkah madinah yang entah bagaimana selalu menerbitkan rindu. 

Di setiap halamannnya, saya jadi terbayang kembali tempat-tempat itu dan hiks ingin kembali lagi ke sana. Aamiin ya Rabb.

Kisah perjalanan haji yang menarik karena dikelitkelindankan dengan usaha shabana yang mencari ayahnya. Mereka terpisah sejak 20 tahun lalu sebab  afganistan mengalami agresi dan kekisruhan.

Apakah mereka akan bertemu, yuk dibaca :)

Sabtu, 24 Agustus 2013

Resensi Balita Hebat

Judul Buku : Balita Hebat
Penulis : Pipiet Senja dkk
Penerbit : Jendela
Genre : Parenting
Halaman : 208 hal
Ukuran : 20 X 14 cm
ISBN : 978-979-063-633-0
Tahun : 2011
SINOPSIS
Kehebatan imajinasi dan kreativitas anak balita sungguh karunia-Nya yang tak terhingga. Sebagai orang tuaku tidak ingin membonsai potensi kreativitas dan imajinasi mereka. Aku berharap demikian pula guru atau siapapun yang berinteraksi dengan anak balita. Namun, saat melihat kenakalan dan kehebohan mereka, tak urung hati kesal, masygul.
Wajahnya tampak mirip sekali dengan ayahnya, suami yang telah meninggalkan kami karena kecelakaan. Dia yang sangat mengasihiku dan begitu berbahagia setiap kali aku melahirkan buah cinta kami. Dalam kebersamaan yang singkat, betapa sering ia membisikkan kata-kata lembutnya: “Titip buah hati kita, ya Cintaku. Mereka Amanah dari Sang Maha Pemilik.”
Buku ini berisi kumpulan kisah inspirasi seputar balita yag mengharu-biru dan menggemaskan, tak jarang membuat mata kita berembun. Begitu banyak tingkah-polah balita yang bisa membuat kita terperangah, tertunduk malu, dan mengambil pelajaran serta hikmah.
Buku ini tercipta dari para penulis yang rajin Blogger dan Fb-an yang di prakarsai oleh Teh Pipiet Senja. Dan seluruh Royalti di sumbangkan untuk korban bencana.
***
Cover unik. Cover pelangi dengan 4 malaikat kecil di setiap sudut dengan judul ‘BALITA HEBAT’. Apalagi aku sangat suka dengan balita. Tak butuh waktu lama buku itu memikatku. Buku ini sangat bermanfaat terutama bagi sepasang Suami istri yang baru menerima amanah buah hati dari Sang Maha Pemilik. Tak hanya mereka, bagi bujang atau pengantin baru serta pengantin lama pun masih membutuhkan buku ini sebagai pegangan pendidikan balita sejak lahir.
Kecerdasan dan kreativitas Penulis dalam menceritakan kisah Balita Hebat ini sungguh sangat memikat hati dan kata-katanya sangat ringan namun bersyarat makna. Saat membaca di awal ingin rasanya, terus dan terus membuka halaman berikutnya. Saya cuplikan beberapa kisah dalam buku ini.
Di awali dengan Amanah Cinta Dian Nafi
Si Peniru ulung yang cerdik, dan seorang single parent yang Hebat.
Janji Seorang Bunda ~Pipiet Senja
“Mama itu salah! Mama gak bisa pegang janji!” Teriaknya di antara tangisnya. “Kan Mama sudah janji… Butet juga sudah janji… Kenapa Mama Jemput Butet… Woaaa… Jangan Jemput!”
Penggalan kisah yang sangat membuat saya takjub. Seorang balita TK sangat memegang teguh janji yang telah dibuat. Dan pada dasarnya seorang anak yang terlahir adalah amanah.
Kemudian ‘Berkat Kisah Teladan~Nashita Zayn”
Kecerdikan seorang Balita bernama Khansa, saat ingin masuk rumah sedang keadaan rumah semua pintu terkunci. Masuk kamar lewat jeruji besi jendela, tanpa sepengetahuan siapapun termasuk satpam.
Calon Penghuni Surganya~Kang Eric Shandy
Kalau menerutku, kang Eric sungguh hebat, seorang pemuda belum menikah namun mampu menyihir 2 bocah yang bawel menjadi calon penghuni surga. Dan berawal dari niat ibadah karena Susu menjadi Niat ibadah karena Allah.
Sebagai Ending “Ambilkan Selimut Kakak~bunda Leyla Hana”
Dua malaikat kecil yang berbeda 1 tahun. Seorang kakak yang mempunyai sifat memimpin dan layaknya seorang Bos. Dan Seorang adik yang mempunyai sifat penuh empati dan suka menolong tanpa negosiasi.
Masih banyak lagi kisah Balita Hebat di buku ini, cuplikan di atas hanyalah sebagian kecil dari kisah-kisah inspiratif dan penuh keteladanan seorang balita. Saya ingat sebuah pepatah jawa. “Kebo Nyusu Gudhel”1. Maksudnya Orang dewasa tak ada salahnya belajar dari yang muda. Belum tentu orang dewasa selalu benar dalam bersikap dan bertindak. 
Rugi kalau sampai tidak membaca buku ini. Buku ini juga di lengkapi dengan :Tips Pijat Bayi, 9 Kesalahan dalam merawat Balita, 10 Penyakit Balita, Makanan bunda sehat dan bergizi dan Menjaga kesehatan balita anda.
Nb.
(1) Kebo : Kerbau, Nyusu : Minum (air susu induk), Gudhel : anak kerbau

Senin, 28 Maret 2011

Bicaralah Perempuan

Bicaralah Perempuan, menyuarakan berbagai kekerasan terhadap perempuan. Buku ini, meski banyak berbicara soal luka, penghiatanan dan air mata, tetapi t...idak hendak mengajak anda berlarut-larut dalam duka. Berharap ini akan menjadi halilintar, yang membangunkan banyak orang dari mimpi panjang. Kekerasan terhadap perempuan begitu nyata, sangat dekat, dan menuntut partisipasi tanpa harus berfikir lambat.

Dalam semangat itulah buku ini hendak dilahirkan. Dari rahim gerakan spirit dan bagian tak terpisahkan dari Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang sudah dilaksanakan bersama-sama Komnas Perempuan. Dalam sebuah diskusi di Hotel Le Dian, bahkan buku ini diharapkan akan menjadi tonggak kebangkitan kaum perempuan; untuk lebih peduli, berbagi daya, dan bergandengan tangan dalam hangatnya kebersamaan.
Sebuah lentera, untuk berbagi cahaya.

Apalagi,hasil penjualan buku ini, nantinya akan disumbangkan untuk kegiatan-kegiatan Biro Perempuan Forum Solidaritas Buruh Serang (FSBS) untuk melakukan penguatan dan advokasi kepada para perempuan korban kekerasan.

Para Penulis dan Judul Tulisan :
1. Aku Hanyalah Korban (Melati Premasita Suci)
2. Jadi Siapa Bilang Kalau Luka (Dian Nafi)
3. Ketidakberdayaanku (Faujiah Lingga)
4. Labirin Luka Suryati (Aulia Nurul Adzkia)
5. Demi Sebuah Harga Diri (Miyosi Ariefiansyah)
6. Kisah Fitri (Ariyanti)
7. Si Buta yang Tak Berdaya (Dian Prihati)
8. Bangkitlah Wahai Perempuan (Yuli Riswati)
9. Bicaralah Perempuan (Nessa Kartika)
10. Me Vs My Bos, (Selvy Erline S)
11. Pembantu-pembantu Ibu Yuki (Resti Nurfaidah)
12. Hak Buruh atas Eksploitasi dan Harga Diri Mereka (Khoirul Walid)
13. Harga Seorang Wanita (Futicha Turisqoh)
14. Menjadi Perempuan Hebat (Rosa Listyandari, S.S.)
15. Diam di Tengah Siksaan (Susanah Sutardjo )
16. Sesak perempuan Terinjak (Okti Lilis Linawati


Judul: Bicaralah Perempuan
Penerbit: Leutika
Harga Rp 45rb

Sabtu, 26 Maret 2011

Titik Balik

Titik Balik!
Penulis: Triani Retno, Dian Nafi dkk,
Kategori: Motivasi/ Pengembangan Diri
Terbit: Juni 2010
Tebal: 191 halaman
Harga: Rp. 38.000,00
Deskripsi:

Dari Lomba Cipta Karya Inspiratif, Leutika memilih 18 karya terbaik dari 265 peserta. Di dalamnya memuat kisah-kisah (pengalaman hidup) yang sarat akan inspirasi, seperti:

1. Tak Cukup dengan Air Mata karya Triani Retno
Pengalaman Triani sebagai penulis produktif di masa mudanya, kemudian menikah dan terlena dengan kehidupan serba ada, sungguh memberikan banyak pelajaran hidup bagi kita, bahwa ujian yang kita alami bukanlah sebuah keabadian.
2. Suamiku, Aku Makin Memesona, kan? karya Dian Nafi Awaliyah
Keinginan suami untuk mendua menjadi pukulan yang sangat berat bagi kehidupan seorang istri. Bagaimanakah sang istri berjuang di tengah badai rumah tangga ini? Dian Nafi Awaliyah mengajak kita menyelami polemik dalam sebuah bahtera rumah tangga.
3. Gadai Pasti Berlalu karya Tri Nursanti
Di tengah kemajuan usahanya, seseorang memperoleh cobaan yang tak dinyana-nyana: bom Bali meledak untuk kali kedua. Kisah kegigihan sepasang suami-istri untuk mengembalikan pinjaman bank di tengah bencana yang begitu besar terurai dalam karya Tri Nursanti ini.

Titik Balik! memuat pengalaman hidup yang patut dibagi bersama. Dari cerita seperti inilah seseorang sering menemukan pijar motivasi untuk menjalani hidup. Simak kisah-kisah berikut:

• Dikepung banjir Jakarta 2007
• Menerjang rayuan narkoba
• Cacat tunarungu tidak menghalangi kreativitasku
• Dari papan catur hingga cahaya Tuhan
• Mengejar medali yang sesungguhnya
• Aku yang belang akan terus berjuang
• Utang 100 juta yang terus menghantui
usia 18-ku • Sengatan listrik: amputasi yang justru menyemangati hidup
• Kobaran semangat bocah Belitung
• Asep ingin mengubah tradisi orang desa
• Mengejar Amerika
• Episode Daisy, episode penuh luka
• Sekolah, memungut plastik, dan harapan itu
• Sekali emas, tetaplah emas
• Sahabat dalam suka dan duka
Satu kalimat yang ingin Leutika serukan, “Keep the spirit!”

buku mengubah kita


25 BUKU YANG MENGUBAH DAN MENGGUGAH HIDUP SAYA
by Fatih Zam on Wednesday, January 5, 2011 at 3:10pm

Hai, saya ingin berbagi. Setiap kita punya beragam hal yang mampu mengubah cara pandang. Saya mengkhususkan kepada buku. Karena harus saya akui, bukulah yang telah banyak menyulap saya menjadi saat ini. Menjadi orang yang berani—setidaknya menuliskan hal ini dan membaginya kepadamu.



Inilah buku-buku yang telah memberikan gizi kepada saya. Mungkin di antara kamu sudah membacanya. Nah, saya menunggu kenanmu untuk juga berbagi, buku apa yang telah mengubahmu. Tentu saja semuanya sangat subjektif.



Nah, selamat menyimak!

1. Balada Si Roy (Gol A Gong); novel inilah yang mengisi urat saya dengan cairan semangat dan pemberontakan. Novel ini yang—harus saya akui—telah memaksa saya untuk melawan segala keterbatasan saya (ekonomi, pendidikan, lingkungan).
2. The World is Flat (Thomas L. Friedman); ini buku yang sangat hebat. Buku ini telah membukakan mata saya, bahwa dunia yang sedemikian rumit ini telah benar-benar menjadi datar jadinya. Buku yang saya baca beberapa kali. Bukan hanya karena buku ini sangat informatif, tetapi memang agak sulit untuk dicerna gaya bahasanya. Over all, inilah buku yang telah menggusur dunia menjadi tipis (persis kue balok—kue khas Banten—yang mesti dipipihkan dulu sebelum diberi bumbu).
3. Dari Puncak Bagdad (Tamim Ansyari); buku ini syarat informasi akan sejarah dunia, terutama dari kaca pandang menurut kepercayaan saya, Islam. Tamim Ansyari meramu informasi masa lampau, seolah saya berada di tengah-tengahnya. Luar biasa!
4. Humaira, Ibunda Orang Beriman (Kamran Pasha); novel ini telah dengan sukses menyentak saya. Novel ini benar-benar “memanusiakan” Nabi Muhammad, apa adanya. Namun dengan rasa dan penghormatan yang terjaga. Novel yang kemudian mengantarkan saya untuk menjadikan penulisnya sebagai penulis idola.
5. Kilatan Pedang Tuhan (Kamran Pasha); setelah menggilai Kamran Pasha, saya benar-benar mencari seluruh karyanya. Novel ini bercerita tentang Saladin, dan heroisme Perang Salib. Novel yang sarat dengan informasi dan alur yang ciamik.
6. Saqifah; Suksesi Sepeninggal Rasulullah Saw, Awal Perselisihan Umat (O. Hashem); buku ini sangat langka. Pertama terbit, berbarengan dengan tahun kelahiran saya. Saya pun berpayah mencarinya. Buku yang sangat menggugah. Informatif, edukatif, dan tentunya menambah pundi-pundi kebijaksanaan untuk semakin menghargai perbedaan.
7. Psikologi Komunikasi (Jalaluddin Rakhmat); ah, barangkali inilah buku kuliah yang saya gandrungi. Buku yang mengupas sisi psikologis komunikasi (komunikator, komunikan, pesan, dan lain-lain). Sangat powerfull!
8. Mengikat Makna dan Mengikat Makna Update (Hernowo); Mas Hernowo telah menyulap saya menjadi pelahap buku. Dengan buku ini, saya yang tidak dikirimi uang bulanan oleh orang tua semenjak semester dua, menjadi gila baca dan keseringan membeli buku setiap bulan. Setiap bulan saya harus mengeluarkan uang yang—menurut ukuran saya—tidak sedikit (bisa mencapai 700 ribu sampai 1 jutaan). Saya bahkan tidak tahu pasti, dari mana uang itu berasal. Namun saya yakin, itu semua dari Tuhan. Buku inilah, yang telah menyihir saya menjadi pelahap beragam bacaan dan menulis secara konsisten setiap pagi dan senja—dua momen yang sangat saya gilai.
9. Muqadimah (Ibn Khaldun); meski judulnya seperti semacam pembukaan, tetapi tebalnya bukan buatan. Buku ini telah membukakan cakrawala berpikir saya tentang segala hal di masa lalu yang menjadi “ramalan” akan masa depan. Buah pikir yang telah menempatkan penulisnya di tahta tertinggi peradaban dunia.
10. Berpikir Cara Einstein (Thorpe); buku ini telah membantu saya untuk selalu out of the box. Buku ini pula yang “mengarahkan” saya untuk bagaimana menjadi “pusat perhatian”, termasuk dengan cara-cara taklazim layaknya Einstein. Buku yang mengilhami saya untuk melakukan perubahan-perubahan, termasuk segala hal yang kontroversial.
11. Positive Words Powerful Result (Hal Urban); ini buku yang membuat saya ternganga. Buku yang menyentak saya, dari “kekurangajaran” kata-kata saya. Sangat menggugah. Hal Urban menyajikan hasil-hasil penelitiannya tentang kekuatan kata dengan sangat brilian.
12. Buku Sakti Menulis Fiksi (Tim Annida); kenapa saya harus menyertakan ini? Ini buku pertama yang saya beli. Buku yang kepada siapapun saya tunjukkan sambil mengaku-ngaku diri sebagai penulis—meskipun tulisan saya saat itu baru dimuat di majalah terbesar di dunia (majalah dinding).
13. Merenung Sampai Mati (Prie Gs.); buku ini hanya berisi pengalaman-pengalaman sederhana dan keseharian. Meski begitu, buku ini telah dengan sukses membuat saya merenung. Beruntung, Tuhan belum menakdirkan saya mati akibat merenung setelah membaca buku yang sarat dengan hal-hal kecil dan tak terduga.
14. Dunia Sophie (Jostein Gaarder); satu kalimat yang dahulu dibisikkan orang-orang sekitar saya adalah, “Jangan bergaul dengan orang-orang filsafat. Nanti kamu bisa jadi gila!” Melalui buku dengan kemasan novel ini, saya memelajari banyak hal tentang filsafat. Bahkan, saya berani mengatakan, “Orang yang dahulu membisiki saya itulah yang benar-benar telah gila!”
15. Laskar Pelangi (Andrea Hirata); tentu saya harus memasukkan hal ini. Ini novel yang ketika saya membacanya, seolah sedang bercermin. Benar-benar diri saya. Hanya beda daerah saja. Novel yang membuat saya optimis, bahwa saya pun punya kisah hidup yang bisa menginspirasi orang-orang.
16. Armageddon 1 & 2 (Wisnu Sasongko); telaah Pak Wisnu, dengan berdasarkan pada Quran, Hadis, Al Kitab, Medis, Astronomi, Militer, dan Teknologi benar-benar bergizi. Kedua buku ini sangat penuh dengan informasi, ramalan, nubuwat. Buku yang senantiasa menyalakan bohlam di kepala saya.
17. Galaksi Kinanthi (Tasaro Gk); novel ini masuk ke dalam buku yang telah mengubah hidup saya. Kisahnya yang terjalin dengan begitu apik telah membuat saya belajar, bahwa kerja keras, pengorbanan, dan kepasrahan adalah kunci memenangkan hidup.
18. Muhammad: Lelaki Penggenggam Hujan (Tasaro Gk); ini novel yang membuat saya benar-benar merasa dekat dengan Rasulullah Saw. Novel yang telah mengantarkan saya kepada pemahaman, dari ragam shirah nabawiyah yang telah saya baca seperti Muhammad Sang Pembebas (Abdurrahman Asy Syarqowy), Muhammad, Kisah Hidup Nabi Berdasarkan Sumber Klasik (Martin Lings), Muhammad Rasul Zaman Kita (Thariq Ramadan), Sejarah Perjalanan Hidup Muhammad (Muhammad Al Ghazali), Rumah Tangga Nabi Muhammad Saw. (H. M. H. Al Hamid Al Husaini), The Days of Muhammad With His Wives (‘Abdul Munim Al Hashimi), dan ragam shirah nabawiyah yang telah dipahatkan oleh penulis-penulis yang mendasarkan kecintaannya kepada Rasulullah.
19. Krakatau (Simon Winchester); saya selalu terobsesi dengan segala hal yang dekat dengan bumi kelahiran saya. Rumah tempat kelahiran saya hanya berjarak sekira 5 Km ke garis pantai di mana di sana menjulang keajaiban Tuhan yang pernah menghancurkan dirinya pada 1883 yang lalu.
20. The Da Vinci Code (Dan Brown); novel ini telah berhasil mengenyahkan suntuk saya. Novel ini telah mengantarkan saya dan menjadi gandrung akan segala hal berbau konspirasi. Tentu saja, karya Dan Brown yang lainnya tidak saya lewatkan.
21. Fikih Nikah; ini mungkin terlalu pribadi. Tetapi memang benar-benar membekali saya.
22. Allah pun Tersenyum (Muhammad Iqbal); saya akan sangat “berdosa” jika tidak membaca karya-karya Iqbal. Penuh dengan perenungan, dengan bumbu filsafat kental dan mengayakan.
23. Taman Orang-orang Jatuh Cinta dan Memendam Rindu (Ibnu Qoyyim Al Jauziyy); ini adalah salah satu magnum opus Ibnu Qoyyim. Saya mesti membacanya. Karena karya ini bukan hanya berisikan “teori-teori” cinta, tetap sudah dibaca orang sejak dahulu (termasuk oleh Ibnu Khaldun).
24. Bagaimana Menyentuh Hati (Abbas As-Sissy); ini buku yang menyiram hati saya. Buku yang sarat dengan keteladanan, bagaimana semestinya berkomunikasi. Jika dalam komunikasi dikatakan bahwa inti komunikasi adalah persepsi, maka buku ini mengajarkan bahwa jika hati sudah tersentuh, selanjutnya terserah Anda!
25. Khadijah Mahadaya Cinta (Fatih Zam); tentu ini sangat subjektif, novel ini akan terbit dalam waktu dekat ini. Tetapi novel ini telah dengan sukses mengantarkan kepada kekaguman dan kecintaan kepada Bunda Khadijah. Manusia pertama yang meyakini kebenaran Islam. Manusia pertama yang tersegera perannya, kala Nabi dalam ketakutan, kekhawatiran, dan kesedihan. Dialah perempuan yang tidak sibuk menghapus air matanya, karena menghapus air mata kekasihnya menjadi demikian utama.



Nah, itulah ke-25 hal yang telah banyak mengubah hidup saya. Dengannya, saya benar-benar meninggalkan diri saya yang kerdil, minder, dan tidak yakin. Saya menjelma lelaki teroptimis sedunia, tersehat sedunia, dan terganteng menurut survey ter-up date ibu saya. Ah, kamu jangan protes dengan hal terakhir ini. Karena kamu pun setuju, bahwa setiap ibu pasti mengatakan anaknya keren. Namun setelah saya pikir dengan masak, hanya ibu saya yang paling jujur dan benar ^^.



Nah, lalu apa pengubah hidupmu? Mari berbagi!







:: Catatan Refleksi Fatih Zam

(Pendongeng mimbar masjid dalam khutbah Jumat)